Jabiru-430, Pesawat SMKN 12 Tunggu Uji Terbang
Ketika SMK lain merakit mobil dan motor, SMKN 12 Bandung memilih merakit pesawat terbang. Dinamai Jabiru-430, pesawat bermesin 3.300 cc itu dinyatakan siap diuji terbang. Kemarin (16/1) Wali Kota Bandung Dada Rosada menyempatkan naik ke kokpit pesawat tersebut dan menghidupkan mesinnya.
”Ini adalah kebanggaan warga Bandung. Bahkan, pesawat ini bisa menjadi salah satu tambahan pendapatan asli Kota Bandung dengan memanfaatkannya untuk melayani penerbangan jarak dekat. Misalnya, Pangandaran-Bandung. Atau, menjadi salah satu pesawat dalam kota yang bisa mengatasi kemacetan,” kata Dada dalam kunjungan ke SMKN 12 Bandung, Jalan Padjadjaran, kemarin (16/1).
Kepala SMKN 12 Bandung Edy Purwanto mengatakan, sekolahnya mengembangkan pesawat rakitan siswa itu untuk kebutuhan industri penerbangan. “Lima hingga sepuluh tahun lagi, kebutuhan tenaga kerja di bagian teknis maskapai akan cukup besar. Karena itu, sekolah tergerak untuk merakit pesawat,” tuturnya.
Pesawat berkapasitas empat penumpang yang selesai dirakit pada Juni 2011 itu kini terparkir di lapangan tengah SMKN 12 Bandung. “J-430 ini pesawat terbang pertama rakitan siswa SMK di Indonesia,” kata Muhammad Rifai, ketua kompetensi keahlian konsentrasi rangka pesawat udara SMKN 12 Bandung.
Dia menjelaskan, di Indonesia ada dua SMK yang dimodali untuk merakit pesawat terbang kecil. Yakni, SMK 29 Jakarta dan SMK 12 Bandung. “Yang selesai duluan kami. Sebelumnya, belum ada di SMK lain yang merakit pesawat terbang,” ujarnya bangga.
Pesawat bernilai Rp 1 miliar yang dirancang bisa dibongkar-pasang itu dinyatakan bisa menempuh jarak Bandung-Jogjakarta dengan kecepatan 108 knot dengan ketinggian 900 kaki atau sekitar 300 meter. (tie/jpnn/c6/soe)

Tinggalkan sebuah Komentar